Sebanyak empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Brimob Polda Sumatera Utara dikirim ke Jakarta, Minggu (12/10). Pengiriman 400 personel tambahan itu untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa lanjutan buruh dan mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Pelepasan personel Brimob ke Jakarta dipimpin langsung Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, setelah dilakukan apel pemberangkatan di Bandara Kargo Internasional Kualanamu, Deli Serdang.

Wakil Kapolda Sumut, dalam pengarahannya mengingatkan para personel untuk tetap berhati-hati dan waspada selama melaksanakan tugas.

“Tetap memperhatikan SOP yang berlaku serta menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya dikutip dari Antara.

Baca Juga : Polisi Bantah Tangkap Relawan Medis Demo Omnibus Law Surabaya

Dadang berharap para komandan agar tetap memantau situasi terkini di Jakarta dan juga anggota di lapangan, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan lancar tanpa kendala.

“Kita doakan bersama-sama agar para personel selalu berada dalam lindungan Allah SWT.Dan setibanya nanti di akhir penugasan, kembali ke Polda Sumut tanpa ada kekurangan sekecil apapun,” kata mantan Kapolrestabes Medan itu. ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌ ᠌᠌ ᠌ ᠌ ᠌

Turut hadir dalam apel pemberangkatan, yakni Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Makmur Ginting, Dansat Brimob Kombes Pol Abu Bakar Tertusi, Dirbinmas Polda Sumut Kombes Pol Yusuf Hondo Wantri Naibaho, dan Kabid Labfor Kombes Pol Sodiq Pratomo.

Protes terhadap UU Cipta Kerja belum berhenti di lapisan masyarakat. Sejumlah elemen mahasiswa dan lainnya berencana kembali menggelar unjuk rasa.

Salah satunya, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang bakal menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Selasa (13/10). Aksi akan terpusat di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Tiga ormas besar termasuk ke dalam bagian aliansi ini, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *